GAPOKTAN TANI MUKTI KARANGTALUN ADAKAN RAT 2016

GAPOKTAN TANI MUKTI KARANGTALUN ADAKAN RAT 2016

 

ratKARANGTALUN————–Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) ‘’ TANI MUKTI “ Desa Karangtalun Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga membuktikan eksistensinya di tengah masyarakat Karangtalun dengan mengadakan acara RAT (Rapat Anggota Tahunan) Gapoktan Tani Mukti Tutup Buku Tahun 2016 . RAT dieselenggarakan pada Selasa, 28 Pebruari 2017 bertempat di Aula Balai Desa Karangtalun, yang dihadiri oleh Tim Teknis LKM PUAP dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Purbalingga, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bobotsari beserta PPL, Kepala Desa,Perangkat Desa, Pengurus Gapoktan dan Anggota yang tergabung dalam Gapoktan.
Dalam Sambutannya Ketua Gapoktan ‘’TANI MUKTI‘’ Desa Karangtalun Bapak Rodjati menyampaikan beberapa hal diantarannya :
Tujuan RAT adalah sebagai pertanggungjawaban pengurus kepada anggota dalam menjalankan tugas yang dituangkan dalam sebuah laporan serta untuk mengevaluasi dan menilai kinerja selama satu tahun kerja. Gapoktan “TANI MUKTI” adalah penerima BLM – PUAP Tahun 2012. Tahun ini adalah tahun ke–5 Kepengurusan Lembaga Keuangan Mikro Program Pengembangan Usaha Agrobisnis Perdesaan (LKM PUAP) Gapoktan Tani Mukti Desa Karangtalun Kecamatan Bobotsari yang mana dalam pengelolaannya sudah berjalan 5 (lima) tahun, merupakan usia yang masih relatif muda dan masih jauh dari harapan. Dapat kami laporkan pengelolaan LKM PUAP, dengan harapan agar semua pihak yang menjadi bagian dari kegiatan ini dapat memahami dan mengetahui perkembangan yang terjadi selama lima tahun ini. AD/ART merupakan landasan dan juga pedoman kami dalam menjalankan kelembagaan, dan pengurus berkewajiban menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan selama 1 (satu) tahun untuk dievaluasi dengan mengacu pada pedoman kerja tahun 2016, sebagai pertanggungjawaban pengurus terhadap anggota, secara sistematis Laporan Pertanggungjawaban Pengurus adalah sebagai berikut :
1. Pendahuluan
2. Laporan tentang organisasi
Nama Lembaga : Gapoktan Tani Mukti
Surat Keputusan : 414.6/15/IX/2007
Alamat Kantor : Komplek Kantor Desa Karangtalun
Keanggotaan :
– Kelompok Tani Mugi Rahayu dari dusun Sikadut
– Kelompok Tani Sri Peni dari dusun Karangtalun
– Kelompok Tani Ngudi Rahayu dari dusun Karangklesem
Pembina :
– Kepala Desa Karangtalun
– Penyuluh Pendamping / PPL
– Kepala BPP Kecamatan Bobotsari
– Tim Teknis PUAP Kabupaten
Pengurus :
– Ketua : Rodjati
– Sekretaris : Sapari
– Bendahara : Agung Pri Haryanto
– Manager LKM PUAP : Sutojo
3. Laporan Keuangan
4. Penutup
Disamping hal tersebut juga disampaikan tentang tata tertib RAT dan penyampaian program untuk tahun 2017, diantara program kerja untuk tahun 2017 yaitu : Bidang Organiasi, Bidang Administrasi, Bidang Kegiatan, dan Bidang Keuangan. Adapun dari hasil Neraca Keuangan sesuai denga jurnal kas LKM-A Gapoktan Tani Mukti Periode Januari s/d Desember 2016 Jumlah Aktiva Rp. 176.501.764 .Kegiatan yang selama ini dilaksnakan adalah simpan pinjam anggota, yang dilaksanakan rutin sebulan sekali setiap tanggal 15.

Kami sampaikan selamat bisa melaksanakan RAT, sebagai wujud transparansi dan keterbukaan antara pengurus dengan anggota dan masyarakat Karangtalun yang mayoritas petani sangat terbantu dengan adanya kegiatan simpan pinjam yang dikelola oleh Gapoktan Tani Mukti dan membantu kinerja pemerintah dalam hal kesejahteraan petani ,kami juga terima kasih kepada pengurus Gapoktan yang telah melaksanakan RAT ,karena satu Kecamatan baru Gapoktan Tani Mukti Karangtalun yang telah melaksanakan kegiatan ini, demikian ungkap PJ.Sekdes Sobirin saat memberikan sambutan.

Menghimbau agar semua para petani yang ada bisa masuk menjadi anggota Gapoktan untuk membesarkan kelompok dan juga ada penggalian simpanan wajib serta kedepan natinya para petani harus mempunyai kartu tani yang berfungsi pada saat membeli pupuk, demikian ungkap Bapak Sunarto selaku Tim Teknis dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Purbalingga disaat menyampaikan sambutan.   (Editor/Admin : Sobirin)

VENI SAPUTRI, 16 TAHUN HANYA BISA BERBARING DITEMPAT TIDUR

VENI SAPUTRI, 16 TAHUN HANYA BISA BERBARING DITEMPAT TIDUR

 

kursinah

KARANGTALUN———— Veni Saputri Indah Sari itulah nama lengkapnya yang lahir pada 27 Juni 2000, merupakan anak perempuan ke dua dari Ibu Kursinah yang bertempat tinggal di RT. 03 RW.IV Desa Karangtalun Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga. Semenjak lahir anak ini kondisinya sebenarnya normal, namun pada saat usia 10 bulan mengalami demam tinggi disertai kejang-kejang yang mempengaruhi saraf, sebagai orang tua tentu khawatir melihat kondisi anak sehingga berusaha untuk di bawa ke rumah sakit, apalah daya sudah berusaha, namun Tuhan berkendak lain belum memberi kesembuhan pada anak saya sampai kondisinya seperti saat ini, saya harus sabar dan menerima dengan lapang dada,saya harus merawatnya, tidak ada kata menyerah meratapi nasib apalagi putus asa, karena putus asa sifat tercela, demikian ungkap Ibu Kursinah selaku orang tua.
Sudah sekitar 16 tahun lebih hanya bisa berbaring ditempat tidur,itulah yang dialami oleh Veni Saputri Indah Sari yang mengalami disabilitas (orang yang mempunyai kelainan fisik dan/atau mental, yang dapat mengganggu atau merupakan rintangan dan hambatan bagi dirinya untuk melakukan fungsi-fungsi jasmani, rohani maupun sosialnya secara layak), sehari-hari pun makan harus disuapi oleh orang tua, seperti bubur,susu dan roti, itu saja melihat kondisi ekonomi orang tua.
Sebenarnya kondisi yang dialami oleh Veni Saputri juga sudah ada perhatian dari dinas terkait lewat TKSK yang ada di Kecamatan Bobotsari dan juga pada akhir bulan tepatnya pada 27 Januari 2017 juga langsung di kunjungi oleh Ibu Dyah Hayuning Pratiwi SE.B.Econ Wakil Bupati Purbalingga.
Semua ciptaan Allah memiliki tujuan dan arti tentang kehadirannya di dunia ini. Para orang tualah yang harus memahami perannya sebagai tempat bersandar dan bergantung anak-anak cacat tersebut, mereka hanyalah manusia yang di uji Allah dengan keterbatasan, Jika orang tuanya mengabaikan maka mereka telah lalai terhadap amanah. Sekarang tergantung orang tuanya, kalau ingin melihat hidup anaknya lebih baik, harus meluangkan waktu, tenaga dan pikiran sepenuhnya. Ikhlas menerima tanpa sayarat apa pun, sayangi dan cintai mereka dengan tulus. Sejuta hikmah bisa didapat, jika dada lapang menerima dengan ikhlas amanah anak yang harus dijaga, dirawat, dan dibesarkannya. Pasti ada maksud dan tujuan Allah mengahadirkan anak yang berkebutuhan khusus dalam sebuah keluarga, berkat kesabarannya di tengah keterbatasanya.
Tidak setiap penyakit atau cacat itu menjadi siksaan. Bisa jadi juga semua itu menjadi cobaan bagi kedua orang tuanya, sehingga dengan cobaan itu Allah mengampuni sebagian dosa-dosa keduanya, atau mengangkat derajat keduanya di Surga kalau mereka sabar menghadapi cobaan itu. Kemudian bila anak itu menjadi besar, cobaan itu akan merambat kepadanya, yang apabila ia bersabar dengan penuh keimanan, memang bisa jadi Allah mempersiapkan pahala besar bagi mereka yang sabar tanpa batas, tak bisa dihitung. Allah berfirman:
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas.” (Az-Zumar : 10)       (Editor / Admin : Sobirin)

PEDULI LINGKUNGAN MASYARAKAT DUSUN SIKADUT ADAKAN KERJA BAKTI

PEDULI LINGKUNGAN MASYARAKAT DUSUN SIKADUT ADAKAN KERJA BAKTI

 

sikadut

KARANGTALUN————- Salah satu cara menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan yang saat ini masih sering dilakukan oleh warga adalah melakukan kerja bakti secara rutin, kerja bakti merupakan sarana kebersamaan antar warga guna membantu tercapainya kenyamanan desa dengan melakukan pembangunan atau kebersihan yang bermanfaat bagi desa bersangkutan, begitu juga yang dilakukan oleh masyarakat dusun I (Sikadut) desa Karangtalun Kecamatan Bobotsari pada minggu, 12 Pebruari 2017 masyarakat membaur dari yang muda dan tua bersama-sama kerja bakti bersihkan jalan masuk ke wilayah dusun Sikadut, sehinga jalan akan kelihatan indah,bersih dan rapi.

Kerja bakti ini sudah rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali yang merupakan agenda kegiatan dusun Sikadut, disamping itu ada juga kegiatan rutin yang dilakukan setiap sebulan sekali yaitu pertemuan bagi lemaga kemasyarakatan seperti LKMD, para ketua RW dan RT yang ada di wilayah dusun sikadut, dalam pertemuan tersebut diisi pembahasan kegiatan-kegiatan dan arisan. Harapanya dengan kegiatan ini masyarakat akan berperilaku hidup bersih dan sehat serta ramah lingkungan,sehinga perlu dilakukan sebuah gerakan pembangunan kesadaran secara menyeluruh disemua tingkatan masyarakat,untuk merawat lingkungan yang berada di dusun Sikadut, sehingga kedepan lingkungan akan terus terjaga kebersihannya, demikian disampaikan oleh Kepala Dusun Sikadut , Waspodo disela-sela mengikuti kegiatan kerja bakti,

Manfaat Kerja bakti :
1. Menyelesaikan masalah secara bersama
Manusia tidak dapat hidup sendirian. Manusia tidak dapat memenuhi semua kebutuhannya sendiri. Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Sebagai makhluk sosial, kita memiliki tetangga. Kita harus hidup rukun dengan tetangga. Kita perlu melakukan kerja sama. Kerja sama dapat dilakukan dalam bentuk kerja bakti. Dengan bekerja sama semua pekerjaan berat menjadi ringan. Pekerjaan juga menjadi cepat selesai.Setiap orang membutuhkan orang lain dalam hidupnya. Setiap orang harus bekerja sama.

2. Lebih mengenal dan mengakrabkan warga.
3. Rasa gotong royong menjadi lebih kental

Kebersihan adalah keadaan bebas dari berbagai kotoran baik itu debu, sampah dan bau. Manusia perlu menjaga kebersihan lingkungan dan diri mereka agar hidup tetap sehat, dengan menjaga hidup sehat maka dijamin diri kita sehat dan tidak menularkan kuman penyakit pada orang lain, Selain menjaga agar terhindar dari penyakit, kebersihan lingkungan ini perlu dilakukan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, teduh, sehat dan nyaman.
Kerja bakti yang dilakukan semoga bisa membawa kebaikan bagi seluruh warga. hendaknya kegiatan ini dilakukan tanpa rasa terpaksa karena rasa ikhlas akan membuat suatu kenyamanan dalam bekerja, dan yang tak kalah penting adalah bukanlah bagaimana wujud kerja bakti itu namun lebih utama pada nilai-nilai yang terkandung didalamnya . ( Editor/Admin : Sobirin )

KARANGTALUN ADAKAN JUGURAN BARENG BERSAMA IBU MARIAM F.BARATA

KARANGTALUN ADAKAN JUGURAN BARENG BERSAMA   IBU MARIAM F.BARATA

juguran

KARANGTALUN———-Juguran bareng terlaksana merupakan kegiatan yang digagas oleh Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Kabupaten Purbalingga, acara ini berlangsung pada sabtu, 4 Pebruari 2017 di desa Karangtalun, Kecamatan Bobotsari dengan tema ’’Desa, Media Sosial dan Hukum’’.
Acara tersebut dihadiri oleh Ibu Mariam Fatimah Barata sebagai narasumber dari Sekretaris Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Aptika) Kementrian Komunikasi dan Informatika RI, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Purbalingga,Camat Bobotsari,Kepala Desa se wilayah Kec. Bobotsari, admin website desa.id, para pegiat blogger, mahasiswa, dosen, PNS dan masyarakat umum.

Kado pertama dengan Ibu Mariam F.Barata dan juga dengan para penggiat teknologi iformasi ,mohon dukungan dalam melaksanakan tugas karena nantinnya para penggiat ini akan bersinggungan langsung dengan dinkominfo kabupaten dan juga bagaimana mengembangkan dunia teknologi informatika serta mengapresiasi kegiatan ini, karena termasuk mendukung nawa cita Presiden Joko Widodo yaitu membangun Indonesia dari desa, demikian ungkap Bapak Tri Gunawan , Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Purbalingga pada saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara juguran bareng.

Dalam pemaparan oleh Mariam F.Barata menyampaikan bagaimana mengembangkan teknologi informasi dari desa, internet telah mengubah kita dari bangun tidur sampai tidur kembali, contoh sekarang banyak yang menggunakan facebook, wa dll, serta masyarakat mengubah teknologi misal mereka bisa jualan produk lewat internet, ada jalan rusak difoto, ada kebakaran juga difoto, semua komunikasi lewat media sosial untuk mempermudah. Adanya kemudahan mendapatkan informasi diharapkan dapat menyebarkan informasi dengan benar sehingga tidak menimbulkan penyalahgunaan informasi.

Disamping itu ada juga acara Nonton Bareng film ‘’ Lentera Maya “ yang merupakan rangkaian kegiatan,yang diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para penonton tentang bahaya dan dampak negatif yang ditimbulkan oleh cepatnya berita hoax yang beredar di dunia maya. Jangan sampai kita terpancing oleh judul yang membuat kita penasaran dan gambar yang menarik.

Merelis dari www.bralink.id …dari sisi teknologi dunia maya maupun media sosial merupakan sesuatu yang netral, namun dari sisi konten ada hal-hal yang bisa memberikan dampak negatif dari mulai menyebar kebencian, intoleran hingga memecah belah bangsa. Untuk itu RTIK Purbalingga diharapkan mampu memberikan edukasi dan literasi tentang pentingnya menyaring berita dari sosmed sebelum menyebar melalui group WA maupun sosmed, saring dulu sebelum sharing,

Diharapkan juguran ini dapat menjadi kendali dari hal-hal buruk dari pengguna internet, masyarakat juga diharapkan dapat bijak dalam menggunakan internet.
(Editor / Admin : Sobirin )

Karangtalun, Tuan Rumah Juguran API Purbalingga

Karangtalun, Tuan Rumah Juguran API Purbalingga
juguran-desa-medsos-hukum
Pegiat API Gladi Resik di Balai Desa Karangtalun (3/2)

Mariam F. Barata, Sekretaris Direktorat Jenderal Aptika Kemkominfo RI menjadi narasumber dalam Juguran Agen Perubahan Informatika (API) Kabupaten Purbalingga. Beliau akan membahas Desa, Medsos, dan Hukum.

Acara akan dihelat di Balai Desa Karangtalun, Kecamatan Bobotsari pada Sabtu (4/2). Bambang Supriyanto, S.H., Kades Karangtalun sangat mendukung juguran. Menurutnya, kegiatan positif ini bisa dijadikan sarana untuk mempromosikan potensi desa.

Ada sejumlah agenda dalam juguran seperti Diskusi Desa Unggulan, Diskusi Aplikasi, hingga Nonton Bareng (Nobar) Film Lenteramaya dan Inbox. Selain itu, panitia juga merancang Bazar Poduk unggulan desa dan UMKM.

“Produk yang dipamerkan dalam bazar akan berbarcode,” ujar Ari Prakoso Kurniawan, Penanggung Jawab Bazar.

Secara teknis, pembeli bisa mendapatkan informasi produk dengan scan barcode dengan menggunakan smartphone.

“Semoga menjadi sesuatu yang seru,” imbuh mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Negeri Jenderal Soedirman.

Sukman, salah satu pegiat API Purbalingga bercerita, registrasi dimulai pukul 08.00 WIB, dilanjutkan dengan pembukaan dan Diskusi Desa, Medsos, dan Hukum yang dipanelkan dengan Diskusi Desa Unggulan.

“Setelah makan siang, masih ada agenda Diskusi Aplikasi dan Nobar. Malam harinya dilanjutkan diskusi internal terkait Relawan TIK, dan bersambung hari berikutnya di Desa Dagan,” tuturnya.

DELEGASI KARANGTALUN DALAM MUSRENBANG KECAMATAN

DELEGASI KARANGTALUN DALAM MUSRENBANG KECAMATAN

mus

KARANGTALUN———-Musrenbang Kecamatan merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten di wilayah kecamatan. Desa Karangtalun mendelegasikan 4 orang sebagai wakil untuk mengikuti Musrenbang Kecamatan yang dilaksanakan pada Jum’at, 27 Januari 2017 di mulai pukul. 09.30 WIB s/d pukul 14.30 WIB bertempat di Pendopo Kenduruwan Kecamatan Bobotsari, adapun perwakilan dari Desa Karangtalun terdiri dari unsur Pemerintah Desa, LKMD dan KPMD.

Hadir dalam musrenbang kecamatan antara lain : Muspika Kecamatan Bobotsari, Anggota DPRD Dapil 5 dua orang, lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Purbalingga,Kepala Desa dan Perwakilan Delegasi dari desa se wilayah Kecamatan Bobotsari.
Narasumber musrenbang kecamatan terdiri dari Camat Bobotsari, perwakilan anggota DPRD dan Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (BAPPELITBANGDA) Kabupaten Purbalingga.

Dalam musrenbang Kecamatan pada pelaksanaannya di bagi menjadi 3 kelompok bidang yaitu ; kelompok bidang pembangunan yang diwakili oleh Sdr. Amin Budiyanto (KPMD), kelompok bidang pemerintahan dan sosial budaya diwakili oleh Sdr. Sobirin (Pemerintah Desa ) dan kelompok bidang ekonomi diwakili oleh Sdr. Dwi Priyono (LKMD). Dalam musyawarah membahas hasil Musrenbangdes tahun 2016 dari tiap-tiap desa.

Tujuan penyelenggaraan musrenbang kecamatan antara lain:
1. Membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan desa yang menjadi kegiatan prioritas             pembangunan di wilayah kecamatan yang bersangkutan.
2. Membahas dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan desa.
3. Menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi OPD kabupaten.
Hasil musrenbang kecamatan dijadikan sebagai bahan masukan dalam penyusunan rancangan kerja OPD Kabupaten Purbalingga. (Editor/Admin : Sobirin).

KARANGTALUN IKUTI LOMBA LARI TANDU 5 KM

KARANGTALUN  IKUTI  LOMBA  LARI  TANDU  5 KM

 

tandu

KARANGTALUN————-Dalam rangka Festival Jendral Soedirman tahun 2017 ada banyak kegiatan untuk mengisi Festival tersebut diantaranya adalah Lomba Lari Tandu 5 km . Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 25 Januari 2017 jam 07.30 WIB sampai dengan selesai dimulai dari desa Pekiringan dan finish di Monumen Panglima Besar Jendral Soedirman desa Bantarbarang Kec. Rembang yang di ikuti oleh berbagai instansi/dinas, Desa Karangtalun pun tidak ketinggalan ikut mengirimkan satu regu yang berjumlah 4 (empat) orang yang pesertanya terdiri dari para perangkat desa yaitu : Rugi Priyanto sebagai komandan regu, Sumardi , Sobirin dan Solekhan.
Kegiatan ini sebenarnya untuk mengenang jasa Pahlawan Panglima Besar Jendral Soedirman yang lahir pada 24 Januari 1916, yang merupakan pejuang nasional yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Begitu besar namanya hingga diabadikan sebagai nama jalan utama di banyak kota di penjuru negeri ini. Tak heran karena Soedirman adalah panglima terbesar dalam sejarah revolusi dan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sebagai seorang Panglima Besar, Jenderal Soedirman dikenal sebagai pejuang perang gerilya yang disegani kawan dan ditakuti lawan.
Kita sebagai generasi penerus sudah menjadi kewajiban ikut mengisi kegiatan-kegiatan dalam rangka mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, semoga amal bakti mereka diterima disisi-NYA. (Editor/Admin : Sobirin)

DANA DESA CAIR, AIR BERSIH MENGALIR

DANA DESA CAIR, AIR BERSIH MENGALIR

pasang-pipa

KARANGTALUN ——— Air adalah sumber daya alam yang sangat penting bagi manusia. Setiap hari kita membutuhkan air untuk aktifitas keseharian yang kita lakukan mulai dari mandi, minum, memasak, mencuci baju, mencuci piring, dll kesemuanya membutuhkan air bersih. Mengingat pentingnya air bersih bagi kehidupan dan begitu banyak manfaatnya bagi kehidupan manusia, Oleh karena itu Pemerintah Desa Karangtalun berusaha agar kebutuhan sarana air bersih bisa terpenuhi dengan cara membangun sarana air bersih yang bersumber dari Dana Desa tahun 2016, dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 34.195.000,- yang dialokasikan di dusun Karangklesem Desa Karangtalun. Adapun sumber mata air diambil dari bawah gunung sambeng sejumlah dua sumber yang masing-masing berada ditanah milik, yaitu milik Bpk.Kolim Nurudin dan Milik Bp.Muhyari yang keduanyan adalah juga penduduk desa Karangtalun dan telah mengijinkannya.

Sebenarnya Program ini merupakan kolaborasi lanjutan yang pernah dilaksanakan dengan nama Pamsimas, namun belum bisa secara maksimal dimanfaatkan karena masih membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk kegiatan operasional setiap harinya. Dengan kolaborasi ini,air yang mengalir merupakan gravitasi sehingga tanpa alat pendorong air sudah mengalir sampai jauh dengan sendirinya. Kini masyarakat dusun Karangklesem sudah bisa memanfaatkan sarana air bersih untuk keperluan sehari-hari, terbukti sesuai dengan data sudah ada 127 rumah tangga yang sudah menggunakan air bersih , mereka secara swadaya menyambung dari saluran induk sampai kerumah masing-masing dan dilengkapi dengan meteran air yang berfungsi untuk pengendalian pemakaian air.
Maka dari itu, diharapkan kesadaran kita, bagaimana menggunakan air sesuai dengan fungsinya, tidak menghambur-hamburkannya dengan sesuka hatinya. Sehingga ketersediaan air tetap bisa kita nikmati sepanjang jaman, termasuk generasi kita yang akan datang.
Melihat begitu banyak manfaat air bersih bagi kehidupan, maka sudah selayaknyalah kita menghargai dan menggunakan air dengan bijak. (Editor/Admin : Sobirin)

PEMDES KARANGTALUN BERIKAN SANTUNAN UNTUK LANSIA

PEMDES KARANGTALUN BERIKAN SANTUNAN UNTUK LANSIA

santunan-2016

KARANGTALUN———- Sebanyak 37 orang lanjut usia (Lansia) hari ini Rabu, 28 Desember 2016 bertempat di Aula Balai Desa Karangtalun menerima santunan dari Pemerintah Desa Karangtalun berupa uang tunai Rp. 100.000 per orang. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Pj.Sekdes Sobirin mewakili Kepala Desa. Pemberian santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sudah lanjut usia.

Dalam sambutannya Pj.Sekdes Sobirin menyampaikan mohon maaf atas nama Bapak Kepala Desa yang pada kesempatan ini tidak bisa bertatap muka dengan para lansia dikarenakan atas tugas yang tidak bisa ditinggalkan, sebenarnya pemberian santunan kepada lansia masih kurang , namun kemampuan Pemerintah Desa baru sejumlah 37 orang, yang mudah-mudahan kegiatan berbagi memberikan santunan tersebut akan bermanfaat khususnya bagi penerima, dan pemberian santunan kepada masyarakat lansia merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk menghormati dan memulyakan orang tua. Pemberian santunan kepada masyarakat lansia ini bertujuan membantu meringankan beban pengeluaran biaya untuk pemenuhan kebutuhan dasar bagi lansia, dimana tujuan ini merupakan bagian untuk meningkatkan kesejahteraan sosial lansia.

Adapun Kegiatan lain adalah dengan adanya posyandu khusus untuk lansia , sehingga selain untuk menciptakan lansia yang sehat, juga bisa menjadikan lansia berdaya dan mandiri.

Inilah sebagai dasar kita untuk berbuat baik kepada Orang Tua :

Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada kedua orang tuamu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ahh” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh rasa sayang dan ucapkanlah, “Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidikku di waktu aku masih kecil”. [QS. Al-Isra’/ 17: 23-24]. (Editor / Admin : Sobirin)

DANA DESA WUJUDKAN JALAN TEMBUS KARANGKLESEM-NAGASANTRI

DANA DESA WUJUDKAN JALAN TEMBUS KARANGKLESEM-NAGASANTRI

jut

KARANGTALUN———Jalan merupakan prasarana transportasi untuk memperlancar mobilitas bagi masyarakat. Di tahun 2016 ini Desa Karangtalun telah menyelesaikan jalan tembus yang menghubungkan dusun Karangklesem dengan dukuh Nagasantri (dusun Karangtalun) dengan membangun Talud dan jalan rabat beton sepanjang 263 m dan lebar 2 m yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp. 77.123.000, yang membelah areal persawahan di dusun Karangtalun.
Dengan kesadaran yang tinggi terutama bagi para pemilik lahan sawah yang terlintasi jalan tembus tersebut dengan ikhlas menghibahkan tanah mereka untuk dijadikan jalan ,yang masing-masing para pemilik lahan menghibahkan 1 m kali panjang jalan , semoga ini menjadi amal jariyah yang tak putus nilai kebaikannya sebagai investasi bagi pemilik dan keluarga. Karena jalan tersebut berada ditengah area persawahan sekaligus berfungsi sebagai jalan usaha tani. Dengan adanya pembangunan jalan tersebut ongkos angkut hasil pertanian (padi) semakin berkurang. Sebelum adanya jalan tersebut masyarakat mengangkut hasil panen padi melalui jalan yang hanya dapat dilalui oleh tenaga manusia. Namun setelah adanya jalan usaha tani mempermudah dan memperlancar angkutan hasil panen. Begitu pula hubungan kemasyarakatan antara warga dusun Karangklesem dengan warga dukuh Nagasantri jadi terasa begitu dekat.
Menengok masa silam, muncul persoalan yang dihadapi petani saat musim panen tiba selalu terkendala akses jalan yang kurang memadai. Kerap kali mereka harus bersusah payah melalui jalan tanah (galengan=jawa), mengangkut hasil panen. Begitu pula sebaliknya, saat bercocok tanam. Hal ini membuat proses produksi distribusi hasil pertanian terhambat. Waktu banyak terbuang di jalan. Akses jalan ini juga membuat membuat ongkos produksi tinggi,dengan adanya jalan usaha tani, biaya angkut hasil panen, apa itu padi, atau jagung, semakin mudah dan murah. Dengan harapan agar jalan yang sudah dibangun, dirawat dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan semua lapisan masyarakat dan petani selamanya. (Editor/Admin : Sobirin)